Situs Online Travel Agent, Booking.com dan Research Now barusan melakukan survei nih kepada 18.496 orang di 25 negara. Hasilnya menyatakan kalau ada banyak wisatawan yang tak memaksimalkan waktu liburan atau kurang bahagia ketika liburan karena faktor internal atau diri sendiri, atau push factor.

20% responden mengaku dalam 24 jam pertama liburan tidak terlalu bebas dari rasa khawatir.

39% responden berpikir 24 jam pertama liburan berlalu tanpa terasa.

Hanya 38% responden yang percaya 24 jam pertama adalah bagian liburan yang paling berkesan.

Kesimpulan dari survei tersebut menyebutkan banyak wisatawan yang gagal move-on dari kantor, kerjaan, kuliah, lingkungan sehari-hari ke “mode” liburan.

Maka dari itu, Booking.com bekerja sama dengan ahli kesehatan dan gaya hidup, Sloan Sheridan-Williams memberikan tips agar kamu bisa move-on dari dunia normalmu, untuk masuk ke dunia liburan.

More: Tips pergi liburan tanpa wacana!

Kiat pertama adalah bagaimana harusnya kamu mengantre.

MichaelGaida / Pixabay

Banyak bagian perjalanan yang mewajibkan wisatawan untuk mengantre. Demi menghindari jalur panjang, carilah konter paling kiri dan paling jauh dari pintu masuk.

Sebab, mayoritas wisatawan adalah pengguna tangan kanan yang memiliki preferensi arah kanan saat mengantre. Baru tahu kan kamu?

Kalau dari pesawat, kemudian kamu ingin ke toilet, jangan pilih toilet yang pertama, karena pada mengantre di sana, pilihlah toilet yang setelahnya, jaraknya tidak akan jauh kok.

Mengantri terlalu lama, bisa memacu untuk stress, karena menunggu sesuatu yang tidak pasti. Disinilah awal dari liburan yang kurang bahagia.

Selanjutnya, untuk membuat liburan lebih bahagia, mari matikan smartphone dan berfokus pada lokasi kamu liburan.

Free-Photos / Pixabay

Hal itu akan membuat tubuh dan pikiran lebih tenang serta keluar dari lingkaran kecemasan. Akhirnya kamu bisa lebih berkualitas dengan menikmati liburanmu.

Tidak akan ada email dari boss yang bikin bad mood, sejenak lupa dengan grup WA alumni yang berasa seperti lomba membuat kata-kata motivasi, lupa dengan politik negara yang sering muncul di sosial media, Sejenak tidak mikirin hidup artis seperti di lambe turah.

Pokoknya, sedikit membatasi komunikasi dengan pihak luar. Membatasi loh ya, bukan memutus.

Terakhir, pemilihan akomodasi.

Engin_Akyurt / Pixabay

Pilihan akomodasi juga penting banget. Carilah akomodasi yang nyaman layaknya rumah sendiri, “feels like home” atau, bawalah satu benda kesayangan.

Misal cangkir, boneka, sarung bantal, selimut, atau foto keluarga yang membuat kamu lebih tenang dan bahagia. Menggunakan pewangi, body lotions, aroma therapi yang sama seperti ketika di rumah.

Kenapa? karena walau di hotel mewah, buktinya, kamu bakal susah tidur, kenapa? karena hal ini. Kalau sudah susah tidur, di situlah salah satu awal dari gagalnya liburan.

 

Sumber: Bersabda.com

Leave a Reply